Kemasan Box Makanan Cepat Saji yang Menginspirasi

 In Kemasan Box

Box Makanan

Pendahuluan

Box Makanan. Secara umum kemasan adalah bagian terluar dari suatu produk yang berfungsi untuk melindungi produk.

Dalam perkembangan jaman, kemasan memiliki pengertian yang bertambah, seperti yang diungkapkan oleh Nikovic

Kemasan adalah desain kreatif yang terdiri dari bentuk, struktur, material, warna, citra, tipografi dan elemen desain lainnya guna menunjang pemasaran.

Sementara pengemasan, menurut Rangkuti, adalah kegiatan merancang dan memproduksi wadah atau bungkus suatu produk.

Awalnya memang fungsi utama dari kemasan adalah sebagai pelindung produk, namun seiring perkembangan jaman, kemasan telah menjadi media pemasaran dan pemikat bagi calon pelanggan.

Bagi produsen, kemasan akan dirancang sebaik mungkin sehingga meningkatkan nilai jual produk dan menambah daya pikat terhadap calon pelanggan, tidak terkecuali bagi produsen makanan.

Kemasan makanan adalah bagian pertama yang dilihat oleh calon pembeli, sehingga kesan pertama yang harus dibangun dimulai dari kemasan.

Produsen juga biasanya membuat kemasan makanan seunik mungkin agar berbeda dengan competitor sehingga kemasan makanan akan meninggalkan kesan untuk pelanggan karena produk memiliki ciri khas.

 

Fungsi Kemasan Makanan

Seperti yang telah dibicarakan sebelumnya bahwa kemasan awalnya hanya digunakan untuk pelindung produk, namun fungsinya terus bertambah seiring berkembangnya waktu. Berikut adalah beberapa fungsi dari kemasan :

Fungsi Pelindung

Untuk kepuasan pelanggan, produsen menjamin agar produk yang dibeli oleh pelanggan sedapat mungkin aman sejak pembelian hingga akhirnya produk tersebut digunakan.

Oleh karenanya perlu untuk ditambahkan kemasan yang berfungsi sebagai pelindung tersebut. Dengan kemasan produk yang dibeli dapat terminimalisir dengan resiko produk rusak, cacat atau tercecer di jalan.

Kemasan, bergantung pada masing-masing spesifikasi kemasan, dapat melindungi produk dari faktor, seperti suhu getaran, guncangan, tekanan sehingga membuat umur simpan produk lebih lama dan bila produk makanan maka nutrisinya tidak akan rusak.

Selain itu dapat juga sebagai pelindung produk dari uap air dan debu yang dapat menyebabkan jamur.

Selain dapat melindungi dari ancaman-ancaman mekanis, kemasan ternyata juga dapat melindungi pelanggan dari kemungkinan penipuan.

Untuk beberapa produk, kemasan dibuat tidak dapat diperbaiki setelah dibuka, hal ini karena memiliki untuk menjamin pelanggan agar tidak mendapatkan produk yang palsu atau bekas.

Fungsi Promosi

Tidak berbatas hanya sebagai perlindungan, kemasan juga dapat digunakan sebagai sarana promosi

Terkait dengan promosi maka harus diperhatikan elemen-elemen dalam desain, seperti warna kemasan, tipografi, gambar dan lain sebagainya.

Karena fungsinya sebagai media promosi maka produsen harus berpikir bagaiamana caranya agar kemasan ini menarik, mencitrakan karakter produk serta meyakinkan calon pelanggan untuk membeli produk.

Dari cetak box makanan yang menarik, pelanggan akan lebih ringan untuk dengan sukarela mengeluarkan biaya yang lebih mahal untuk memiliki produk tersebut.

Pada kemasan juga tertera informasi terkait dengan produk yang dapat dengan mudah dibaca dan dipahami oleh calon pelanggan sehingga dapat digunakan dalam mengambil keputusan untuk membeli produk tersebut.

Informasi pun tidak hanya terbatas terkait dengan produk saja tapi juga yang lainnya, seperti promosi berkala atau petunjuk untuk mengunjungi media sosial produsen.

Fungsi Transportasi

Kemasan pada saat ini digunakan untuk menjadi wadah bagi produk-produk berukuran kecil yang kemudian dikirim secara bersamaan.

Sifat kemasan ini akan memudahkan produsen dalam mengirimkan produk dan juga akan menghemat biaya dari produsen. Satu kemasan berisi satu lusin, satu gros, satu kilogram dan lain-lain.

Hal-hal yang harus diperhatikan dari kemasan sebagai media transportasi ini adalah jenis bahan kemasan apakah sudah mampu melindungi produk dari faktor yang dapat mengancam produk.

Berbeda produk maka berbeda juga jenis kemasannya, untuk produk yang mudah pecah maka dibuat agar dapat menghilangkan resiko tersebut untuk produk yang tidak tahan panas dibuat agar suhu konstan, dan lain sebagainya.

Selain itu juga perlu diperhatikan desain dari kemasan, apakah sudah dapat menampung produk dalam jumlah maksimal, apakah kemasan tetap aman dengan isi produk yang banyak.

Mengikuti kebutuhan dari perkembangan jaman, kemasan pun berkembang menjadi bermacam-macam.

Berdasarakan struktur isinya kemasan dibagi menjadi tiga yaitu kemasan primer, kemasan sekunder dan kemasan tersier.

 

Sementara berdasarkan frekuensi penggunaannya, kemasan dibedakan menjadi tiga, yaitu kemasan sekali pakai, kemasan yang dapat dipakai berulang dan kemasan yang tidak dibuang.

 

 

Kemasan berdasarkan isinya adalah sebagai berikut :

Kemasan Primer

Kemasan primer adalah kemasan yang langsung mewadahi produk. Jadi langsung bersinggungan dengan produk tidak berbatas apapun, seperti botol, kemasan makanan siap saji, kaleng susu, dan lain-lain.

Kemasan Sekunder

Kemasan sekunder adalah kemasan yang digunakan untuk mewadahi produk yang telah dikemas primer.

Jadi setelah produk dikemas primer, kemudian dikemas lagi dengan pengemasan yang kedua. Contohnya, kardus botol, kemasan makanan sereal, dan lain-lain.

Kemasan Tersier

Kemasan tersier adalah kemasan yang digunakan untuk penyimpanan, pengiriman atau identifikasi. Kemasan tersier umumnya memang digunakan sebagai media transportasi produk ke pelanggan.

Contohnya kardus besar makanan, kotak kayu, dan lain-lain.

 

Kemasan berdasarkan frekuensi pemakaiannya adalah sebagai berikut :

Kemasan Sekali Pakai

Kemasan sekali pakai adalah kemasan yang langsung dibuang setelah dibuka. Contohnya, kemasan makanan siap saji, bungkus permen, makanan kaleng dan lain-lain.

Kemasan Yang Dapat Digunakan Berulang

Kemasan yang dapat digunakan berulang adalah kemasan yang setelah dibuka tidak langsung dibuang tetapi dapat dikembalikan kepada agen untuk dimanfaatkan ulang oleh produsen.

Contohnya, gallon air mineral, botol kecap dan lain-lain.

Kemasan Yang Tidak Dapat Dibuang

Kemasn yang tidak dapat dibuang adalah kemasan yang dapat digunakan untuk kepentingan lain atau dialih fungsikan sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Contohnya, botol minuman, kaleng susu, dan lain-lain.

 

Bahan Jenis Kemasan Makanan

Dalam mendesain kemasan juga penting untuk dipertimbangkan bahan dari kemasan. Berikut adalah jenis bahan kemasan :

Kain blancu

Kain blancu atau kain kanvas banyak digunakan dalam pengemasan bahan pokok, seperti tepung terigu, kanji, beras, kopi, tepung tapioka, tepung maizena.

Kain blancu dibuat dalam bentuk kantung dengan kapasitas yang beragam mulai dari 10 kg hingga 55 kg.

Kertas

Kertas banyak digunakan untuk kemasan makanan, jenisnya yang beragam memudahkan produsen dalam memilih kertas apa yang sesuai dengan kebutuhan produknya.

Sayangnya, kertas ini tidak tahan air, sehingga lebih baik digunakan sebagai kemasan makanan cepat saji saja. Atau untuk produk-produk yang memiliki tingkat kandungan air rendah atau kering.

Gelas

Gelas terbuat dari campuran pasir dan CO2, soda abu, dan alumina. Merupakan kemasan yang kuat terhadap banyak pengaruh alami seperti suhu, kelembaban, tekanan, dan lain-lain.

Gelas banyak digunakan sebagai kemasan minuman dalam bentuk botol. Kelemahannya kaca muda pecah dan pecahannya dapat membahayakan pelanggan.

Karena itu perlu perlakuan khusus apabila menggunakan kaca sebagai kemasan.

Plastik

Plastik memiliki banyak jenis yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengemasan, selain itu plastik juga memudahkan pelanggan untuk membawa produk

Selain itu plastik juga tahan air, sehingga dapat digunakan juga untuk pengemasan produk cair.

Logam

Logam yang banyak digunakan adalah aluminium, sering digunakan sebagai kemasan makanan yang diawetkan, seperti sarden kaleng, cornet, buah kaleng, susu kaleng dan lain-lain.

Daun

Daun lebih banyak digunakan secara tradisional sebagai kemasan makanan. Namun saat ini telah diciptakan kantong kresek yang terbuat dari daun singkong.

Semua kemasan makanan harus benar-benar diperhitungkan dari segala aspek sehingga tidak asal-asalan, tak terkecuali untuk produk makanan.

Bila saat ini anda sedang mencari inspirasi untuk produk makanan anda, berikut contoh kemasan makanan yang dapat menjadi sumber inspirasi :

Box Makanan

Box Makanan

Box Makanan

Box Makanan

Box Makanan

 

Recommended Posts

Leave a Comment

Contact Us

We're not around right now. But you can send us an email and we'll get back to you, asap.

Not readable? Change text. captcha txt

Start typing and press Enter to search

cetak box makananpesan kardus kemasan