Berbagai Jenis Bahan Kertas yang Sesuai Buat Box Nasi/Kotak Nasi

Buat box nasi secara custom dengan tujuan untuk branding adalah salah satu hal yang wajib dilakukan oleh pebisnis kuliner, agar brand semakin dikenal oleh masyarakat luas. Selain itu tanpa pengemasan yang baik, makanan yang dijual tentu saja bisa turun kualitasnya. Pengemasan dengan bahan kertas merupakan salah satu jenis pengemasan yang sering dipergunakan untuk pesan KotakĀ  nasi, biskuit, camilan, atau makanan lainnya. Berikut ini merupakan pilihan bahan kertas yang bisa digunakan.

1. Kertas duplex

Buat box nasi

Bahan kertas buat box nasi yang satu ini merupakan bahan kertas yang menggunakan pelapis. Kertas ini menggunakan lapisan pada bagian atas dari kertas. Kertas dengan bahan ini memiliki lapisan warna putih yang mengkilap dengan warna abu-abu pada bagian bawahnya. Kaitannya dengan cetakan, kertas bahan ini dicetak hanya pada satu sisi saja. Pada bagian satu sisi tersebut bagian putih biasanya dipergunakan sebagai cetakan untuk desain.

Selain dari segi bentuk, bahan ini juga lebih ekonomis dibandingkan dengan bahan kertas pengemasan lainnya. Hal ini tentu saja menjadikan bahan kertas ini banyak dipilih oleh pengusaha makanan terutama untuk box nasi. Kertas ini bisa dipergunakan untuk dus makanan hingga kemasan untuk pakaian.

2. Kertas ivory

Buat box nasi

Kertas satu ini juga diberikan lapisan. Pilihan ketebalan dari kertas ini juga bermacam-macam. Hal ini tentu saja menjadikan bahan kertas ini cukup diminati pengusaha makanan. Kertas ini dicirikan dengan lapisan luar yang berkilap sedangkan pada bagian bawahnya berwarna putih dengan tekstur yang kasar.

Keunggulan dari kertas jenis ini adalah kertas ini aman dari bahan kimia yang berbahaya. Selain itu, bahan ini tidak akan menimbulkan racun saat terkena suhu panas dari makanan. Bahan kertas ini tidak mudah rusak saat terkena air karena adanya lapisan laminasi. Bahan ini juga dapat di daur ulang.

Produk kertas dengan bahan ini berkesan bersih sehingga bisa memberikan tampilan yang menarik pada produk yang dijual. Kertas ini bisa dibuat dengan tampilan akhir yang berkesan doff, glossy, bahkan emboss. Bahan kertas ini dibuat kokoh agar produk dapat dikemas dengan baik. Kertas ini bisa diperuntukkan untuk berbagai kebutuhan misalnya, pengemasan produk buat box nasi, obat, kue, kosmetik, dan lain sebagainya.

3. Kertas duplex putih

Buat box nasi

Tampilan kertas ini pada dasarnya sama dengan kertas duplex. Kesan dari kertas ini bersih dan jadi terlihat lebih indah jika dicetak dengan bahan kertas ini. Ketebalan kertas ini juga bermacam-macam sehingga bisa dipilih sesuai dengan keperluan. Kemasannya cukup kuat untuk menjaga produk tetap aman sampai ke konsumen. Kertas ini kebanyakan dipergunakan untuk mengemas makanan.

4. Yellow board

Buat box nasi

Kertas dengan ketebalan ini biasanya dipergunakan untuk produk yang membutuhkan ketebalan yang khusus terutama produk hard cover. Bahan kertas ini tidak dapat dicetak dengan mesin cetak biasa, produk ini perlu dilapisi dahulu dengan kertas linen. Penggunaan produk ini cukup beragam.

5. Art paper

Buat box nasi

Jenis kertas ini aman digunakan untuk kemasan produk makanan. Oleh karena itu, banyak juga pengusaha yang menggunakan kertas ini sebagai pengemas makanan. Kelebihan dari kertas ini adalah kualitas kertas yang bagus karena pada bagian raster kertas teksturnya halus.

Beberapa orang mungkin mengenal kertas ini sebagai bahan kertas untuk brosur. Akan tetapi, pada perkembangannya banyak juga yang menjadikan bahan kertas ini sebagai pengemas makanan. Ciri dari kertas ini adalah permukaannya yang licin.

Tips untuk Menentukan Jenis Kertas yang Sesuai untuk Dus Makanan

Bahan kertas untuk pengemasan makanan contohnya camilan, kue, roti, dan lain sebagainya memerlukan bahan yang khusus. Pengemasan yang bagus akan membuat produk yang dijual jadi lebih menarik. Berikut ini beberapa hal yang perlu untuk diperhatikan ketika memilih jenis kertas untuk dus makanan.

1. Bahan dasar dari dus

Kemasan makanan harus dipilih yang paling sesuai agar produk makanan tetap aman. Dalam memilih bahan kertas untuk makanan, kemasan berbahan kertas dengan jenis food grade bisa jadi pilihan. Kemasan kertas yang tidak memiliki standar food grade bisa saja mengandung bahan kimia yang berbahaya.

Produk makanan haruslah terjaga kualitasnya ketika sampai ke konsumen. Bahan makanan yang tidak kemas dengan baik bisa saja tidak aman untuk dikonsumsi. Oleh karena itu, pilihlah bahan kertas yang bisa menjaga kebersihan makanan agar produk makanan tidak rusak.

2. Ukuran

Kertas untuk pengemasan makanan ukurannya bisa berbeda-beda. Pemilihan ukuran haruslah dipilih yang paling sesuai. Hal lain yang juga harus diperhatikan adalah kualitas kertas untuk mencetak desain gambar. Pastikan kualitas kertas dapat digunakan untuk mencetak serta cetakan sesuai dengan ukuran kertas.

3. Kegunaan

Bahan kertas untuk makanan pada dasarnya dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan. Produk makanan ada yang dijual dengan suhu yang berbeda, misalnya produk makanan berupa nasi yang masih panas atau minuman es. Pilihlah bahan kertas yang tahan terhadap suhu panas ataupun suhu dingin.

Penggunaan bahan kertas untuk pengemasan juga bisa berguna untuk promosi. Pilihlah bahan kertas yang dapat dipakai untuk mencetak nama perusahaan atau mencetak gambar. Bahan kertas yang digunakan juga harus bisa dipilih yang bisa menghasilkan cetakan yang jelas.

4. Model dus

Pengemasan produk makanan bisa berbagai macam bentuknya. Supaya produk yang dijual bisa menarik banyak peminat, pengemasan haruslah dipilih yang paling sesuai. Pengemasan produk yang tidak menarik bisa saja membuat produk jadi kurang diminati. Semisal produk makanan untuk kue akan lebih menarik jika menggunakan kemasan kertas yang dibentuk dengan unik.

Kemasan produk makanan yang bagus bisa menarik pembeli sehingga penjualan bisa makin meningkat. Kemasan produk yang menarik juga bisa membuat nilai jual produk makin tinggi. Bentuk dari kemasan produk makanan cukup beragam. Pilihlah bahan kertas pengemasan yang cukup fleksibel untuk dibentuk dengan menarik.

Sebagai gambaran, produk dengan kemasan yang menarik bisa dibuat dengan pegangan, plastik, atau bentuk segitiga. Model dari pengemasan mungkin saja membutuhkan bahan kertas yang berbeda. Jadi pastikan untuk memilih model dan bahan kertas yang sesuai.

5. Kualitas bahan kertas

Selain memperhatikan beberapa hal yang sudah disebutkan di atas. Kualitas dari bahan kertas juga menjadi hal yang harus dipertimbangkan. Bahan kertas yang dipilih haruslah kuat untuk mengemas produk. Perhatikan ketebalan serta permukaan dari kertas. Pastikan untuk memilih yang kualitasnya bisa menjaga produk makanan serta kokoh. Supaya produk tidak mengalami kerusakan saat dikirim atau saat dibawa oleh pembeli.

Pengemasan produk makanan menjadi hal yang penting saat menjalankan usaha di bidang kuliner. Dus makanan biasanya mempergunakan bahan kertas. Ada beragam jenis bahan kertas yang bisa dipakai untuk mengemas makanan misalnya, roti, kue tart, martabak, dan lainnya.

Bahan kertas tersebut tentu saja memiliki cirinya masing-masing. Pebisnis perlu untuk memilih bahan yang paling tepat untuk mengemas produk yang akan dijualnya. Info mengenai kemasan produk terutama buat box nasi bisa di dapat di Auraack.id.

Anda Juga bisa membaca artikel kami lainnya tentang: Aneka Contoh Desain Box Nasi Catering

Open chat
1
Chat Admin
Hallo, silahkan chat admin untuk bantuan
Powered by