Bingung Pilih Kemasan Makanan? Standing Pouch Pilihannya!

 In Blog, Kemasan Box, Paper Bag

kemasan makanan

Asal Usul Sejarah Kemasan Makanan

Sejarah Kemasan Makanan. Pengemasan telah ada sejak jaman dahulu kala ketika manusia pertama kali mengenal sistem penyimpanan makanan.

Awalnya secara tradisional pengemasan dilakukan dengan memasukkan bahan makanan ke dalam suatu wadah yang ditemui saat itu.

Seiring berkembangnya jaman, pengemasan kemudian juga mengalami perubahan dan pengembangan.

Manusia purba menggunakan kulit binatang untuk mewadahi buah-buhan yang diambil dari hutan dan juga untuk mewadahi hasil buruan serta air minum.

Delapan ribu tahun kemudian, bangsa Cina membuat bermacam-macam keramik untuk mewadahi benda padat hingga benda cair.

Di bidang pertanian para petani memikirkan cara untuk membuat hasil panen dan buruannya awet.

Kemudian pemikiran itu berkembang kepada bagaiaman caranya untuk membuat hasil panen mereka dapat didistribusikan ke pasar yang jauh dari tempat tinggal.

Jadi pada awalnya pengemasan bertujuan untuk mengawetkan dan sarana pendistribusian.

Dahulu kala jenis kemasan yang digunakan untuk pengemasan masih terbuat dari bahan alam yang dapat dengan mudah dijumpai di sekitar tempat tinggal petani, seperti daun pisang, pelepah daun jagung, daun kela atau enau, dan jambu air hingga daun jati.

Cara yang dilakukan dalam mengemas ada bermacam-macam, diantaranya adalah menggulung seperti pada makanan lemper, merobek seperti pada nasi pecel, membalut seperti pada makanan lontong, dan menganyam seperti yang sering dijumpai pada waktu lebaran yaitu ketupat.

Selain terbuat dari dedaunan, kemasan makanan pada jaman dahulu juga terbuat dari kayu, batu, tanah, keramik, kulit binatang dan lain-lain.

Dan pada jaman dahulu, pengemasan masih dibuat seadanya terbatas oleh pengetahuan, kemasan hanya dibuat untuk melindungi makanan dari berbagai faktor perusak seperti perubahan cuaca dan juga agar mudah dibawa ke mana-mana.

Sejarah Kemasan Dari Berbagai Negara Di Dunia

Sementara itu, menurut sejarahnya, penggunaan kertas baru dilakukan pada sekitar tahun 1305 ketika bangsa Persia (atau sekarang Iran) melakukan perjalanan ke Kairo untuk melakukan perdagangan.

Bangsa Persia membungkus barang dagangan dengan selembar kertas setelah barang-barang tersebut dijual.

Pada abad ke enam belas, kemasan yang terbuat dari kertas berbentuk kotak yang kemudian disebut box atau kardus, pertama kali digunakan.

Dan pada tahun 1817 pertama kalinya diproduksi secara masal dan komersial di Inggris.

Penggunaan kardus berkembang seiring berjalannya wkatu, pada tahun 1856, Robert Gair, seorang pengusaha berkebangsaan Skotlandia, menemukan kardus yang semi pakai yang dapat dilipat saat akan digunakan.

Penemuannya ini ia dapat secara tidak sengaja, dimana saat akan melakukan pengecapan pada kardus produksinya, alat printnya justru memotong kardus. Dan pada tahun 1852, pertama kalinya paper bag diproduksi secara masal oleh Francis Wolle.

kemasan makanan

Kemasan Sebagai Media Keamanan Dalam Menjaga Kualitas Produk

Sebagai pelindung dan sarana distribusi, kemasan harus memiliki mutu yang baik. Dengan mutu yang baik, maka produk yang dikemas akan memiliki tingkat keamanan yang jauh lebih baik pula.

Dengan demikian kemasan harus memenuhi beberapa persyaratan sebagai berikut :

Kemampuan daya bungkus yang baik untuk memudahkan dalam penanganan, pengangkutan, distribusi serta penyimpanan dan penyusunan.

Kemasan juga harus memiliki kemampuan untuk melindungi isinya dari bahaya dari luar, misalnya perlindungan dari sinar matahari, perlindungan dari air, perlindungan dari bau asing, perlindungan dari benturan, serta perlindungan dari kontaminasi mikroorganisme.

Penggunaan kemasan selain sebagai alat untuk menyimpan produk dan distribusi baru dapat dirasakan terjadi pada sekitar tahun 1950an, saat dimana banyak supermarket berdiri di negara-negara maju.

Produk-produk yang dipajag di etalase membutuh suatu sentuhan untuk menarik minat pembeli, karena bila kemasannya standar maka pembeli hanya akan melewati produk tersebut begitu saja.

Dan bisa jadi calon pembeli tidak jadi membeli produk karena tidak tahu dengan pasti apa yang ada dalam kemasan tersebut, hal ini terutama pada produk makanan yang memiliki banyak kompetitor.

Oleh karenanya produsen makanan berlomba membuat kemasan makanan yang dapat merebut perhatian konsumen baik dari bentuk dan model kemasan.

Fungsi Kemasan Makanan Telah Berubah Menjadi Multi Fungsi

Kemasan makanan tidak hanya berbatas hanya sebagai perlindungan makanan, kemasan makanan juga dapat digunakan sebagai sarana promosi.

Karena fungsinya sebagai media promosi maka produsen harus berpikir bagaiamana caranya agar kemasan yang digunakan dapat menarik minat pembeli

Mencitrakan karakter produk serta meyakinkan calon pelanggan untuk membeli produk. Dari kemasan yang didesain dengan menarik

Pelanggan akan lebih ringan untuk dengan sukarela mengeluarkan biaya yang lebih mahal untuk memiliki produk tersebut.

Pada kemasan juga tertera informasi terkait dengan produk yang dapat dengan mudah dibaca dan dipahami oleh calon pelanggan sehingga dapat digunakan dalam mengambil keputusan untuk membeli produk tersebut.

Informasi pun tidak hanya terbatas terkait dengan produk saja tapi juga yang lainnya, seperti promosi berkala atau petunjuk untuk mengunjungi media sosial produsen.

kemasan makanan

Syarat Pembuatan Media Promosi Kemasan Makanan Saat Ini

Untuk dapat digunakan sebagai sarana promosi kemasan harus dapat memenuhi beberapa persyaratan sebagai berikut :

Kemampuan sebagai daya tarik terhadap konsumen, dalam hal ini baik desain kemasan maupun bentuk kemasan harus dapat menarik minat pembeli.

Kemasan makanan dapat membuat produk menjadi dikenali karena produk akan memiliki identitas yang berbeda dari produk lainnya.

Misalkan kopi A dengan kopi B, walaupun sama-sama kopi, namun memiliki kemasan yang berbeda sehingga makanan akan mudah dikenali.

Kemasan makanan juga harus dapat menjadi sarana informasi bagi konsumen, harus dapat menjelaskan bahan dan nutrisi apa saja yang terkandung dalam produk.

Informasi tersebut dapat dicantumkan pada kemasan makanan tersebut. Informasi tersebut ditujukan agar konsumen dapat mengetahui informasi apa saja yang dibutuhkan sebagai pertimbangan untuk membeli produk.

Kemasan makanan juga memiliki fungsi untuk digunakan sebagai kontrol porsi takaran isi, sehingga pembeli dapat dengan mudah memutuskan untuk membeli produk sesuai dengan kebutuhan diet masing-masing.

Di jaman sekarang, banyak kemasan yang telah berkembang, namun salah satu yang masih menjadi andalan adalah paper bag, yaitu kemasan berbahan kertas yang umumnya digunakan sebagai wadah belanja dan juga kemasan dalam skala besar.

Paper bag sendiri pun mengalami perkembangan seiring berjalannya waktu, dimana ukuran dari paper bag telah menjadi macam-macam, dan dengan bentuk desain yang bermacam macam.

Dengan semakin menurunnya jumlah bahan baku kertas, orang-orang kemudian beralih ke plastik yang lebih kuat dan tahan dari air dibandingkan dengan kertas.

Salah satu inovasi dari paper bag yang kemudian diganti dengan bahan plastic adalah standing pouch yaitu kemasan yang diposisikan vertikal dengan cara dibuka pada bagian atas.

Standing pouch yang berbahan plastic ini dapat digunakan dengan mudah untuk mengemas berbagai produk makanan, diantaranya, keripik, kopi, susu, the, gula, minyak dan lain-lain.

Standing pouch memiliki keunggulan diantaranya adalah :

Permeabel terhadap udara, yaitu udara tidak mudah menembus kemasan sehingga terlindung dari kontaminasi bau asing dengan aman.

Bersifat non toksik atau inert yaitu tidak bereaksi dengan makanan dan tidak menimbulkan reaksi kimia apabila kontak dengan makanan. Hal ini dapat mempertahankan warna, aroma, dan cita rasa produk yang dikemas.

Standing pouch karena berbahan plastik juga kedap air, sehingga mampu untuk menahan air di sekitarnya.

Kuat dan tidak mudah bocor.

Relatif terhadap panas udara, sehingga dapat melindungi makanan dari terik matahari.

Mudah dikerjakan secara masal dan harganya relatif lebih murah dibanding dengan bentuk kemasan lainnya.

Oleh karena itu, apabila anda ingin mencari kemasan makanan yang sesuai dengan produk anda, tidak usah bingung lagi, gunakan saja standing pouch karena banyaknya keuntungan yang akan anda dapatkan.

kemasan makanan

Recommended Posts

Leave a Comment

Hubungi Kami

Anda bisa mengirim email kepada kami diluar jam kerja, karena kami mungkin tidak online, respon 1x24 jam

Not readable? Change text. captcha txt

Start typing and press Enter to search

cetak dus brownies